Hari yang luar biasa, ketika kita mampu memaknainya. Berusaha menerima kemudian menjalaninya dengan ceria, meski hati sedang bergemuruh. Kita tidak pernah tahu sebelum kita mencobanya. Mencoba memaknainya.
Kisah kehidupan itu unik dan menarik. Selalu ada masa dalam menjalani sesuatu. Masa di dalam kandungan, masa balita, masa kanak-kanak, masa remaja, masa dewasa, masa tua, masa gaib (ketika roh sudah mengelana di alam akhirat).
Dulu, rasa iri selalu menyelimuti pikiran ketika melihat atau mendengar kisah beberapa sahabat (yang dalam asumsi kita, mereka sukses). Dari sana kita merasa ketidakadilan Tuhan. Mudah mengeluh, sedikit-sedikit menyerah, ah...entah apalagi rasa buruk yang menaungi pikiran saat itu. Ada pertarungan hebat kala itu antara akal dan hati. Pertentangan demi pertentangan bergulir dengan seru. "Capek lho mengeluh itu..." hampir tidak ada ruang/tempat positif di dalam pikiran kita. Semua bisa menjadi negatif.
Barulah beberapa bulan bahkan beberapa tahun, kita memahami kondisi tersebut. Apa yang kita anggap baik, belum tentu baik untuk kita. Dan apa-apa yang kita pandang buruk, tidak selamanya itu terjadi pada kita.
Sobat, kita selalu mengalami permasalahan yang sama, tetapi berbeda pada proses dan penyelesaiannya. Berilah waktu sejenak untuk merenung dan memahami hakekat kehidupan. Sebab segala sesuatu yang hidup pada akhirnya akan mati. Dari yang tidak ada akan kembali menjadi tidak ada.
So...........??

Tidak ada komentar:
Posting Komentar